Kenapa Aku Menghilang 24 hari kemaren

 Ngblog butuh konsisten

Hai, Sahabat Blogger dimana aja anda berada. Selamat datang di blognya mas maul. Alhamdulillah, itu kata yang pertama terucap dalam jiwa dan batin aku.

“Kenapa ?”

Karena aku mulai nge-blog lagi sekarang, tgl 7 November 2016. Yeeeee, “(biasa aja keles)”. Dulu hampir satu bulan yang lalu, aku publish tulisan pertama nge-blog bismillah dan di akhir postingan aku ada kata-kata.

“pasti yang sampean maksud ini!”

“Maka dari itu aku putuskan mulai dari sekarang tanggal 13 Oktober 2016 aku akan mulai nge-blog. Target 1 artikel/hari. Bisa nggak ya? Hmmmmb. Bismillah aku yakin ada kekuatan Allah yang maha besar. Yang mampu mendorong aku untuk terus semangat belajar nulis dan pastinya berguna bagi seluruh makhluk di dunia. Amin.”

Hehehe, iya. Aku kok bisa-bisanya berjanji demikian. Padahal kenyataanya dari tgl 13 Oktober – 7 november aku nggak posting-posting artikel yang sesuai topik yang ku janjikan.

“Kemana aja sih sampean?”

Jawabanya aku lagi urus website.

“E e e eeee, urus website”. (Tertawa terpingkal-pingkal)
“Orang urus blog aja, uda 24 hari ngilang, gitu kok katanya urus website. Embreeeet”.
“Paling sampean yo males-malesan kuwi”

Ahhaaa, tu kan pasti nggak akan percaya kalo aku lagi urus website.

“Harusnya sampean iku uda punya 24 artikel yang terpost di blog. Dan konten-konten janjimu sudah terisi”. (pake logat jawa)

Hehee, siap-siap Ndes. Gini aku ceritain, jangan kamu sela dulu aku mau ngomong nih.

“yowes, ndang”.

Tgl 14 Oktober kemaren sebetulnya aku uda siapin artikel buat post selanjutnya, judulnya  stay buat nge-blog. Tapi baru bisa di post sekarang. Dan pasti telat banget, tulisanya uda usang. Karena tadi, aku lagi bangun website dan urus web itu uda hampir 24 hari ini. jadi fokus aku lagi beralih, tapi ya lumayan lah baru 24 hari nggak nge-blog. Heee,

“Oh, coba ceritakan website sampean itu”

Website yang di Inisiasi oleh empat orang, mahasiswa akhir ini. nama situsnya BREAK | Banyak Kritik Tanpa Intrik. Merupakan media Literasi dan Apresiasi bagi creator-creator sajak perubahan. Sebagaimana definisi Break yaitu Rehat.

BREAK mengisi rehat anda dengan sajak atau artikel-artikel yang pas dan pastinya menggelitik sebagaimana mottonya – banyak kritik tanpa intrik - Dan visi misi yang di bawa oleh Break.

Break di warnai oleh penulis-penulis yang cukup handal dan sudah pengalaman dalam bidang tulis-menulis.

“Gak koyok sampean?”

Heeehe, bentar jangan di sela.

“Monggo-monggo”.

Break bisa dikatakan sebagai wadah bagi siapa-siapa yang ingin publish artikel, essay, cerpen, puisi, gombalan, sampai artikel yang bener-bener serius. Terutama bagi adek-adek aku mahasiswa tingkat satu.

Break memiliki relawan dalam bidangnya masing-masing. Ada Abdurrahim al-Wafi sebagai Ketua RT, Ahmad Septian Said sebagai Redaktur, Goldy Septa Prawira sebagai Aliansi Kontributor, dan Muhammad Maulana Rokhim sebagai Web Masternya.

“Oh, sampean jadi adminnya Break to?”

Bukan hanya sebagai Admin, tapi aku juga yang bikin webnya dari awal sampai layak hosting, Desain webnya, Pemelihara Kontennya, Optimasi SEO Webnya. Pokonya urusan yang berhubungan dengan perWeb an itu bagian aku. Pengembangan web dari v.0.1 – v.0.2 itu butuh waktu dua minggu lebih. Trail and Error terus aku lakukan. Belajar melalui tutorial-tutorial dari mbah google, video tutorial dari youtube, tanya temen yang jago di bidang web. Sampai aku tulis history pengembangan webnya (Nanti aku buat Artikel Daily nya). Semua aku lakukan demi menyongsong visi misi Break.

“subhannallah, dapet bayaran berapa?”

Wah, Ndes. Pertanyaan kamu itu sebetulnya menyayat hati. Iya yang pasti belum ada gajinya. Penulis juga belum di bayar, Orang Web juga baru mulai. Tapi, setidaknya yang aku seneng itu saat liat trafik pengunjung per harinya. Pernah hampir 550 visitor. Sampai-sampai akun hosting gratisan aku di banned. Atau di block lah bahasanya. 1x24 jam web tidak bisa di kunjungi. Ahaha.

“Ya uda kalo jelas gitu, gpp. Lanjutkan aja semoga berkah ul”.

“Jangan di nilai sesuatu itu hanya sebatas materi, terkadang ada nilai yang jauh lebih amat besar dari itu”.

“Kamu relain kurang tidur hanya untuk belajar tentang website, dan kamu ejawantahkan ke Break sebagai media literasi. Ya yang pasti sampean dapet pahala minimal. Kalo gaji itu bonus ul”.

“Bayaran iku nggak usah terlalu di fikirin ul, sing penting Ikhlas. Ikhlaslah dalam berbuat dan bertindak. Semoga jadi tambahe amal ibadah sampean”.

Siap-siap Ndes, aku akan terus berusaha, sabar, ikhlas dan terus belajar. Aku juga punya keyakinan suatu saat Break akan jadi salah satu media literasi yang rekomended bagi netizen.

“Aminnnn”.

Dan Akhirnya ternyata aku bisa nge-blog lagi yeeeeee.

“biasa ae cox”

Aku akan mulai publish topik-topik yang aku rencanain.

“Awas kalo sampean bohong”.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kenapa Aku Menghilang 24 hari kemaren"

Post a Comment